RSS

5 KLASIFIKASI GULMA

10 Nov
  1. Tabel Pengelompokan Gulma

 

No

Nama Latin

Nama Umum/Daerah

Siklus Hidup

Habitat

Morfologi

Berkembang biak

1.

Mimosa pudica

Putri Malu

Bienual

Daratan /Lahan Kering

Gresses

Vegetatif

2.

Amaranthus spinosus L

Bayam Duri

Anual

Daratan /Lahan Kering

Daun Lebar

Biji

3.

Imperata cylindrica L

Alang-Alang

Perenial

Daratan /Lahan Kering

Gresses

Akar Rimpang

4.

Eichornia crassipes

Eceng Gondok

Anual

Gulma Air

Daun Lebar

Biji

5.

Scleria sumatrensis

Kerisan

Anual

Daratan /Lahan Kering

Teki

Biji

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Data Botanis(Morfologi)  Gulma 5 Jenis Gulma

 

  1. 1.         Mimosa pudica(Putri Malu)

 

 

 

Indonesia:

Putri malu, si kejut, riyud,

Klasifikasi
Kingdom         : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom    : Tracheobionta (Tumbuhan  berpembuluh)
Super Divisi    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas               : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas        : Rosidae
Ordo                : Fabales
Famili              : Fabaceae (suku polong-polongan)
Genus              : Mimosa
Spesies            : Mimosa pudica Duchass. & Walp

 

 

DESKRIPSI MORFOLOGI :

Putri malu atau dalam bahasa ilmiah Mimosa pudica L. adalah tumbuhan dengan ciri daun yang menutup dengan sendirinya saat disentuh dan membuka kembali setelah beberapa lama. Tanaman berduri ini termasuk dalam klasifikasi tanaman berbiji tertutup (angiospermae) dan terdapat pada kelompok tumbuhan berkeping dua atau dikotil. Tumbuhan berdaun majemuk menyirip dan daun bertepi rata ini memiliki letak daun yang behadapan serta termasuk dalam suku polong-polongan.

1. Daun

Daun berupa daun majemuk menyirip ganda dua yang sempurna. Jumlah anak daun setiap sirip 5 – 26 pasang. Helaian anak daun berbentuk memanjang sampai lanset, ujung runcing, pangkal membundar, tepi rata, permukaan atas dan bawah licin, panjang 6 – 16 mm, lebar 1 – 3 mm, berwarna hijau, umumnya tepi daun berwarna ungu. Jika daun tersentuh akan melipatkan diri, menyirip rangkap. Sirip terkumpul rapat dengan panjang 4 – 5, 5 cm.

2. Batang

Batang bulat, berambut, dan berduri tempel. Batang dengan rambut sikat yang mengarah miring ke bawah.

 

3. Akar

Akar berupa akar pena yang kuat.

4. Bunga

Bunga berbentuk bulat seperti bola, bertangkai, berwarna ungu/merah. Kelopak sangat kecil, bergigi 4, seperti selaput putih. Tabung mahkota kecil, bertaju 4, seperti selaput putih.

5. Buah

Buah berbentuk polong, pipih, seperti garis.

6. Biji

Biji bulat dan pipih.

 

 

  1. 2.      Amaranthus spinosus L (Bayam Duri)

 

Klasifikasi

Kingdom          : Plantae (Tumbuhan)

    Subkingdom             : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)

    Super Divisi             : Spermatophyta (Menghasilkan biji)

    Divisi                       : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

   Kelas                       : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)

  Sub Kelas                : Hamamelidae

  Ordo                         : Caryophyllales

  Famili                       : Amaranthaceae (suku bayam-bayaman)

  Genus                      : Amaranthus

  Spesies                    : Amaranthus spinosus L

 

 

 

 

DESKRIPSI MORFOLOGI :

 

Akar

Akar tanaman bayam duri sama seperti akar tanaman bayam pada umumnya, yaitu memiliki sistem perakaran tunggang.

 

 

 

Batang

 

Batang

Batang tanaman bayam duri ini kecil berbentuk bulat, lunak dan berair. Batang tumbuh tegak bisa mencapai satu meter dan percabangannya monopodial. Batangnya berwarna merah kecoklatan. Yang menjadi ciri khas pada tanaman ini adalah adanya duri yang terdapat pada pangkal batang tanaman ini.

 

Daun

 

Daun majemuk

 

Daun spesies ini termasuk daun tunggal. Berwarna kehijauan, bentuk bundar telur memanjang (ovalis). Panjang daun 1,5 cm sampai 6,0 cm. Lebar daun 0,5 sampai 3,2 cm. Ujung daun obtusus dan pangkal daun acutus. Tangkai daun berbentuk bulat dan permukaannya opacus. Panjang tangkai daun 0,5 sampai 9,0 cm. Bentuk tulang daun bayam duri penninervis dan tepi daunnya repandus.

 

 

 

 

 

Bunga

 

Bunga

 

 

Bunga di axilaar batang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Merupakan bunga berkelamin tunggal, yang berwarna hijau. Setiap bunga memiliki 5 mahkota. panjangnya 1,5-2,5 mm. Kumpulan bunganya berbentuk bulir untuk bunga jantannya. Sedangkan bunga betina berbentuk bulat yang terdapat pada ketiak batang. Bunga ini termasuk bunga inflorencia.

 

Buah

Berbentuk lonjong berwarna hijau dengan panjang 1,5 mm.

 

Biji

Berwarna hitam mengkilat dengan panjang antara 0,8 – 1 mm. 

 

 

 

  1. 3.      Imperata cylindrica L ( Alang-Alang)

 

Klasifikasi

  Kingdom       : Plantae (Tumbuhan)
 Subkingdom   : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
 Super Divisi   : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
 Divisi              : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
 Kelas              : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
 Sub Kelas       : Commelinidae
 Ordo               : Poales
 Famili             : Poaceae (suku rumput-rumputan)
 Genus             : Imperata
 Spesies           : Imperata cylindrica (L.) Beauv.

 Indonesia:

Ilalang, alang-alang (Jawa), eurih (Sunda), ambengan (Bali)

 Inggris:

cogon grass, satintail, blady grass

Pilipina:

Kogon

Cina:

Bai mao gen

Jepang:

chigaya

 

 

 

 

DESKRIPSI MORFOLOGI :

Terna rumput, berumur panjang (perenial), tumbuh berumpun, tinggi 30 – 180 cm. Akar rimpang, menjalar, berbuku-buku, keras dan liat, berwarna putih. Batang berbentuk silindris, diameter 2 – 3 mm, beruas-ruas. Daun warna hijau, bentuk pita (ligulatus), panjang 12 – 80 cm, lebar 2 – 5 cm, helaian daun tipis tegar, ujung meruncing (acuminatus), tepi rata, pertulangan sejajar (parallel), permukaan atas halus, permukaan bawah kasap (scaber).

 Bunga majemuk, bentuk bulir (spica), bertangkai panjang, setiap bulir berekor puluhan helai rambut putih sepanjang 8 – 14 mm, mudah diterbangkan angin. Buah bentuk biji jorong, panjang +/- 1 mm, berwarna cokelat tua. Perbanyaan vegetatif (akar rimpang) .

 

 

 

  1. 4.      Eichornia crassipes( Eceng Gondok)

 

Klasifikasi

 

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas: Alismatidae
Ordo: Alismatales
Famili: Butomaceae
Genus: Eichornia
Spesies: Eichornia crassipes (Mart.) Solms

Nama umum

Indonesia:

Eceng gondok, kelipuk, kembang bopong, weweyan

Jepang:

hotei aoi

 

 

DESKRIPSI MORFOLOGI :

“Tumbuhan air – mengapung, tumbuh berumpun, tinggi 4 – 8 cm .”

Akar                            : Serabut.

Batang                         : Tidak ada.

Daun                           : Tunggal, bertangkai, tersusun berjejal di atas akar (roset akar), warna hijau,   

panjang 7 – 25 cm, bentuk bulat telur (ovata), ujung meruncing (acuminatus),

pangkal meruncing (acuminatus), tepi rata (tidak bergerigi), permukaan mengkilat (nitidus), tangkai menggelembung.

Bunga                          :  Majemuk, bentuk bulir (spica), panjang mahkota 2 – 3 cm, daun mahkota

   tidak berlekatan (polypetalus).

Buah                            :  Kotak sejati (capsula), beruang tiga, warna hijau, bentuk biji bulat –

   berwarna hitam.

Perbanyakan                : Generatif (biji).

 

  1. 5.      Scleria sumatrensis(Kerisan)

 

 

Klasifikasi

Kingdom                 : Plantae (tumbuh-tumbuhan)

Divisi                       : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)

Sub-divisi                : Angiospermae (berbiji tertutup)

Kelas                       : Dycotiledonae (biji berkeping dua)

Ordo                        : Asterales (compositae)

Famili                      : Asteraceae

Genus                      : Chrysanthemum

Spesies                    : Chrysanthemum morifolium Ramat, dan lain-lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DESKRIPSI MORFOLOGI :

1. Batang

Batang tanaman krisan tumbuk tegak, berstruktur lunak dan berwarna hijau. Bila dibiarkan tumbuh terus, batang menjadi keras (berkayu) dan berwarna hijau kecokelat-cokelatan.

2. Akar

Perakaran tanaman krisan dapat menyebar kesemua arah pada kedalaman 30 cm – 40 cm. akarnya mudah mengalami kerusakan akibat pengaruh lingkungan yang kurang baik, hal tersebut dikarenakan akar tanaman krisan berjenis serabut (Hasim dan Reza, 1995).

3. Bunga

Bunga krisan tumbuh tegak pada ujung tanaman dan tersusun dalam tangkai (tandan) berukuran p            endek sampai panjang. Bunga krisan digolongkan dalam dua jenis yaitu jenis spray dan standar. Krisan jenis spray dalam satu tangkai bunga terdapat 10 sampai 20 kumtum bunga berukuran kecil. Sedangkan jenis standar pada satu tangkai bunga hanya terdapat satu kuntum bunga berukuran besar. Selain itu kalangan floriskulturis juga membedakan bentuk bunga krisan dalam lima macam (golongan), yaitu bentuk tunggal, anemone, pompon, dekoratif dan bunga besar. Ciri-ciri kelima bentuk bunga krisan tersebut adalah:

a.   Tunggal

Karakteristik bunga tunggal adalah pada tiap tangkai terdapat 1 kumtum bunga, piringan dasar bunga sempit, dan susunan mahkota bunga hanya satu lapis.

b.   Anemone

Bentuk bunga anemone mirip dengan bunga tunggal, tetapi piringan dasar bunganya lebar dan tebal.

c.   Pompon

Bentuk bunga bulat seperti bola, mahkota bunga menyebar kesemua arah, dan piringan dasar bunganya tidak tampak.

d.   Dekoratif

Bunga berbentuk bulat seperti pompon, tetapi mahkota bunganya bertumpuk rapat, ditengah pendek dan bagian tepi memanjang.

e.    Bunga besar

Karakteristiknya adalah pada tiap tangkai terdapat satu kuntum bunga, berukuran besar dengan diameter lebih dari 10 cm. piringan dasar tidak tampak, mahkota bunganya memiliki banyak variasi, antara lain melekuk ke dalam atau ke luar, pipih, panjang, bentuk sendok dan lain-lain.

4. Daun

Daun pada tanaman krisan merupakan ciri khas dari tanaman ini. Bentuk daun tanaman krisan yaitu bagian tepi bercelah atau bergerigi, tersusun berselang-seling pada cabang atau batang.

5. Buah dan biji

Buah yang dihasilkan dari proses penyerbukan berisi banyak biji. Biji digunakan untuk bahan perbanyakan tanaman secara generatif. Biji krisan berukuran kecil dan berwarna cokelat sampai hitam.

 

 

 

 

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 10, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: